CB Blogger
NAMEPHOLOGY Updated at:

Entri yang Diunggulkan

Introspeksi, Evaluasi, pengembangandiri melalui Nama, angka ,budaya Agama dan logika

Namephology nama ilmu yang memiliki cara tersendiri dalam membaca atau menngidentifikasi baik itu karakter, kondisi dan hubungan sekaligus...

Kamis, 27 Mei 2021

namephology id Teori Galen dan DICC

                                       







                   


Namephology dan Teori galen serta DISC

Namephology Adalah nama bidang ilmu membaca carakter dengan cepat, tepat dan akurat yang di ambil dari Nama. selain ilmu membaca carakter dengan cepat,tepat dan akurat, Namephology juga ilmu yang dapat membaca kondisi individu dan hubungan antar individu. Namephology merupakan suatu bidang ilmu yang dilatarbekangi oleh salah satu budaya yang dapat merubah kata-kata menjadi angka. Budaya yang dimaksud ialah budaya yang ada di tanah jawa. Selain budaya Namephology ini juga mengadopsi dan meng kolaborasikan antara Nama, Angka, logika dan Alam sebagai sumber kajian ilmu yang selama ini kurang bahkan belum mendapat tempat dan perhatian yang cukup bahkan cenderung di terabaikan...


Bidang ilmu yang satu ini sebelum diberi nama Namephology sudah beredar terlebih dahulu di tengah tengah masyarakat luas khususnya di pulo jawa baik di jawa barat, tengah dan timur dengan tampa nama. Seiring bertambahnya usia dan berjalannya waktu yang terus berjalan serta berkembang kemudian berproses melalui observasi yang kami lakukan dalam kurun waktu kurang lebih 42 tahun kemudian ilmu ini di berinama Namephology.

Meskipun dalam perjalanannya ilmu ini mendapat kritikan dari berbagai kalangan yang menganggap bakwa ilmu namephology ini adalah ilmu yang irasional atau tidak rasional, namun kami sedikipun tidak tergoyangkan oleh setatement setatement mereka..... Seiring berjalannya waktu dan berproses melalui kajian kajian ilmu secara ilmiah dan dengan banyaknya orang yang datang tertarik dan ingin belajar ilmu ini... Mereka yang dahulunya menganggap ilmu Namephology ini irasional kini mereka sedikit demi sedikit sudah mulai mengakuinya.. bahwa ilmu Namephology. Adalah ilmu yang rasional. Logika. Dan ilmiah. mengapa, karena ilmu Namephology kini sudah menjadi rumusan rumusan hitungan yang dapat dipelajari dengan mudah oleh berbagai kalangan. bagi yang berminat


by Namephology 

Sebelum melanjutkan bagaimana cara belajar Teori Namephology, sebaiknya mari kita baca dan kita  pelajari terlebih dahulu tentang kepribadian menurut teori Galen dan DISC sebagai perbandingan, namun ini semua tidak bermaksud untuk membanding bandingkan.

kepribadian
Kepribadian sangat berbeda dengan karakter. Kepribadian atau karakter Manusia merupakan salah satu topik yang menarik untuk dipelajari saat kita belajar tentang psikologi. Karena psikologi banyak berbicara mengenai manusia, maka orang-orang psikologi akan banyak menghadapi perihal soal perbedaan karakter dan kepribadian manusia. Mempelajari kepribadian dan karakter biasanya digunakan para ahli psikologi dan manajer untuk menentukan kepribadian serta karakter orang-orang yang ingin masuk ke suatu tempat kerja atau dengan kata lain keputusan perekrutan karyawan atau pegawai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.. Bagi orang non psikologi, belajar tentang kepribadian dan baca karakter manusia dapat bermanfaat untuk bisa dan mudah menyesuaikan tempat kerja yang sesuai dengan kepribadian atau karakternya. Masih banyak manfaat lain dari mempelajari karakter dan kepribadian manusia yang nantinya dapat membuat kita berbeda dengan orang lain jika mengerti tentang ilmu ini. Oleh karena itu, kepribadian dan karakter manusia merupakan salah satu topik yang penting untuk dipelajari.

Jika kita belajar membaca karakter dan kepribadian manusia, kita belajar tentang sifat karakter (kepribadian) manusia yang berbeda-beda. Setiap manusia memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda. Ada manusia yang merasa lebih hidup jika dia dikumpulkan di perkumpulan yang ramai, ada juga manusia yang lebih suka dengan suasana yang tenang atau bahkan sedikit orang. Jika kita bisa melakukan positioning yang tepat pada seseorang, maka kita dapat membuat manusia berkembang dengan baik ataupun sebaliknya, jika positioning kita keliru, maka yang berlaku adalah sebaliknya.

Kepribadian manusia dipengaruhi oleh faktor turunan dan faktor lingkungan. Faktor turunan merupakan faktor dari dalam manusia yang seringkali dikaitkan dengan bentukan dari Tuhan atau turunan. Faktor lingkungan banyak berbicara soal hal-hal yang terjadi di luar saat orang itu hidup, bagaimana orang-orang di dekat kita, kondisi kita, tuntutan kita akan membentuk kepribadian kita. Masih belum ada rumus pasti yang menentukan seberapa besar pengaruh faktor turunan dan faktor lingkungan dalam menentukan kepribadian. Ada yang berpendapat kepribadian ditentukan oleh faktor turunan saja, ada juga yang merasa kepribadian hanya ditentukan oleh faktor lingkungan, namun saya lebih setuju pendapat bapak Josua Wahyudi yang mengatakan bahwa kepribadian ditentukan oleh faktor turunan dan faktor lingkungan juga.

Untuk memudahkan manusia dalam menentukan kepribadian, para ahli psikologi banyak melakukan penggolongan kepribadian. Hal ini digunakan agar kepribadian manusia yang beragam dapat digolongkan menjadi suatu kepribadian yang dapat dimodelkan. Penggolongan ini tidak sepenuhnya benar karena manusia memiliki kepribadian yang unik satu sama lain. Oleh sebab itu penggolongan kepribadian manusia merupakan penelitian yang terus dipelajari dan berubah-ubah sampai saat ini. Pada artikel kali ini, Namephologyid akan mencoba membahas secara singkat penggolongan kepribadian menurut teori Namephologyid. 

Teori Kepribadian menurut Galen
Teori ini dikemukakan oleh Claudius Galen seorang filsuf dan dokter yang hidup pada tahun 129-200 masehi. Teori ini dikembangkan dari teori Yunani kuno yang berpendapat bahwa ada perbedaan distribusi cairan tubuh pada manusia yang merupakan representasi dari proporsi 4 elemen dasar (earth, air, fire, dan water) dalam tubuh. Dari teori tersebut Galen berpendapat bahwa terdapat perbedaan kepribadian berdasarkan proporsi banyaknya cairan tubuh. Jika Anda sering mendengar tentang Sanguinis, Phlegmatis, Koleris, dan Melankolis; maka sebenarnya Anda sedang membahas tentang teori Galen.

Teori Galen
Teori Galen – Sanguinis, Phlegmatis, Koleris, Melankolis

Sanguinis atau yang biasa digambarkan dengan istilah populer berbicara soal kepribadian yang senang diperhatikan. Tipe ini senang diperhatikan sehingga orang dengan tipe ini suka untuk tampil di dalam kelompok dan menjadi pusat perhatian. Biasanya sanguinis merupakan pribadi yang cerewet dan senang untuk bercerita.

Phlegmatis atau yang biasa digambarkan dengan istilah cinta damai berbicara soal kepribadian yang senang damai. Karena suka dengan kondisi yang damai, tipe ini biasanya suka dengan kondisi netral, mudah mengikuti pendapat seseorang. Kepribadian ini biasanya tidak terlalu menjadi pusat perhatian dalam kelompok, namun jika ada konflik dalam suatu kelompok, phlegmatis akan berperan penting untuk menciptakan kedamaian dalam kelompok tersebut.

Koleris atau yang biasa digambarkan dengan istilah si kuat berbicara soal kepribadian yang senang memimpin atau mengatur. Karena senang memimpin ataupun mengatur, kepribadian ini sering terlihat sebagai pemimpin dalam kelompoknya. Sifat yang bossy pada Koleris membuat kepribadian ini biasanya menjadi salah satu penentu keputusan dalam sebuah kelompok meskipun kepribadian ini bukan merupakan pemimpin secara posisi dalam kelompok.

Melankolis atau yang biasa digambarkan dengan istilah sempurna berbicara soal kepribadian yang perfeksionis. Karena berusaha mencapai kondisi yang sempurna, Melankolis merupakan tipe yang senang berpikir. Melankolis akan berpikir dan mencermati segala sesuatu agar kondisi yang dicapai adalah kondisi yang perfect. Dalam kelompok, melankolis merupakan tipe yang mengeluarkan pendapat dengan berbagai pertimbangan yang membuat kelompok dapat menentukan keputusan dengan tepat.

Berikut ini Teori DISC
William Moulton Marston merupakan orang yang mengemukakan teori ini melalui bukunya yang berjudul The Emotions of Normal People. Buku ini diterbitkan pada tahun 1926 dengan mengemukakan empat faktor penting dalam mengukur kepribadian. Faktor penting tersebut adalah Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance atau yang biasa disingkat menjadi DISC.

Setahu saya, teori DISC ini merupakan teori yang saat ini banyak dipakai di Indonesia. Baik yang saya lihat di lapangan kerja ataupun pengajaran-pengajaran, teori DISC merupakan teori kepribadian yang paling banyak saya jumpai. Belum jelas kenapa teori kepribadian ini banyak dibahas di Indonesia, kemungkinan hal ini dikarenakan kemudahan dalam mengukur dan menentukan kepribadian dengan teori ini.

Jika dibandingkan dengan teori Galen, menurut saya, teori DISC ini ternyata memiliki kemiripan dengan teori Galen. Berikut akan dijelaskan secara singkat gambaran umum dari sifat-sifat yang dimiliki oleh DISC. Jika Anda membutuhkan penjelasan yang lebih detail, Psikologi-artikel telah membantu menjelaskan teori DISC ini dengan lebih detail pada tulisannya di buku yang berjudul “DISC Profile” (lihat referensi).

 Teori DISC
Teori DISC – Dominan Intim Stabil Cermat
D yang berarti Dominance atau Dominan, memiliki sifat yang dominan. Karena sifatnya yang dominan, orang dengan tipe ini memiliki sifat yang tegas, susah untuk merubah pendapat. Orang dengan tipe ini memiliki ketakutan terbesar yaitu takut dimanfaatkan orang lain. Mungkin jika dibandingkan dengan teori Galen, Dominan hampir sama dengan Koleris.

I yang berarti Influence atau Intim, memiliki sifat yang bersifat mempengaruhi. Karena sifatnya yang senang mempengaruhi, orang dengan tipe ini memiliki sifat yang persuasif, senang mempengaruhi orang lain. Orang dengan tipe ini memiliki ketakutan terbesar yaitu penolakan. Mungkin jika dibandingkan dengan teori Galen, Intim hampir sama dengan Sanguinis.

S yang berarti Steadiness atau Stabil, memiliki sifat yang stabil. Karena sifatnya yang stabil, orang dengan tipe ini memiliki sifat yang tenang, merupakan pendengar yang baik dan tidak suka dengan perubahan. Orang dengan tipe ini memiliki ketakutan terbesar yaitu kehilangan rasa aman. Mungkin jika dibandingkan dengan teori Galen, Stabil hampir sama dengan Phlegmatis.

C yang berarti Compliance atau Cermat, memiliki sifat yang cermat. Karena sifatnya yang cermat, orang dengan tipe ini memiliki sifat yang analitis, berhati-hati serta standard kerja yang tinggi. Orang dengan tipe ini memiliki ketakutan terbesar yaitu kritik. Mungkin jika dibandingkan dengan teori Galen, Cermat hampir sama dengan Melankolis.

Namun ????? Menurut teori the big five, Teori Galen dan Teori DISC
Kedua teori ini (teori Galen dan teori DISC) memiliki prinsip yang hampir sama dalam menentukan kepribadian. Dalam kedua teori ini, setiap orang memiliki satu atau dua kepribadian yang dianggap merupakan kepribadiannya; cara pengukuran kedua teori ini berbeda dengan teori Big Five yang membagi kepribadian menjadi 5 dimensi. Setiap dimensi tersebut diukur tingkat kemiripannya, jika dimensi yang diukur bernilai rendah, maka dianggap dimensi yang dimiliki merupakan lawan dari dimensi yang bernilai rendah tersebut. Pembaca mungkin masih bingung dengan penjelasannya, yuk disimak pembahasan teori Big Five ini!


Teori Sifat dan karakter Kepribadian Lima Besar (Big Five Personality)





Teori Sifat Kepribadian Big Five Personality (Model Lima Besar)



Teori Sifat Kepribadian Lima Besar (Big Five Personality) – Untuk menempatkan orang yang tepat pada suatu pekerjaan, kita perlu memperhatikan sifat dan kepribadian orang tersebut apakah sesuai dengan pekerjaan yang akan diembannya. Ketidak sesuaian kepribadian seseorang terhadap pekerjaan yang ditugaskan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan ataupun karyawan itu sendiri. Kerugian-kerugian tersebut dapat berupa rendahnya produktivitas kerja, karyawan yang sering absen kerja dan meningkatnya kerugian biaya serta waktu untuk melakukan pelatihan ulang terhadap karyawan baru ketika karyawan tersebut mengundurkan diri. Salah satu contoh ketidaksesuaian penempatan karyawan yang tepat pada pekerjaannya seperti seseorang yang sifat kepribadiannya adalah pemalu, namun perusahaan menempatkannya di bagian pemasaran (marketing) ataupun layanan pelanggan (customer service) yang harus selalu menghadapi konsumen baik melalui tatap muka maupun telepon.



Pada dasarnya, Kepribadian atau Personality dapat didefinisikan sebagai keseluruhan cara dimana seseorang bereaksi dan berinteraksi dengan lingkungan ataupun individu lainnya. Faktor-faktor yang menentukan kepribadian seseorang dapat berasal dari Keturunan yaitu faktor genetis seorang individu dan Faktor Lingkungan dimana orang tersebut dibesarkan seperti norma keluarga ataupun teman-teman dan kelompok sosial.



Banyak penelitian dan Teori yang dikemukakan oleh para ahli, salah satu Teori Sifat Kepribadian yang paling sering digunakan dalam dunia kerja adalah Teori Sifat Kepribadian “Model Lima Besar” atau “Big Five Personality Traits Model”  yang dikemukakan oleh Seorang Psikolog terkenal yaitu Lewis Goldberg. Teori Sifat Kepribadian Model Lima Besar atau Big Five Personality Traits Model tersebut terdiri dari 5 dimensi kunci yaitu Openness, Conscientiousness, Extraversion/Introversion, Agreeableness dan Natural Reactions. Untuk mempermudah mengingatnya, kita dapat menggunakanhuruf pertama dari masing-masing dimensi menjadi singkatan  OCEAN”.



Sifat Kepribadian Model Lima Besar (Big Five Personality Traits Model)



Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai Sifat Kepribadian Model Lima Besar atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Big Five Personality Traits Model.




Openness to Experience (Terbuka terhadap Hal-hal baru)

Dimensi Kepribadian Opennes to Experience ini mengelompokan individu berdasarkan ketertarikannya terhadap hal-hal baru dan keinginan untuk mengetahui serta mempelajari sesuatu yang baru. Karakteristik positif pada Individu yang memiliki dimensi ini cenderung lebih kreatif, Imajinatif, Intelektual, penasaran dan berpikiran luas.

Sifat kebalikan dari “Openness to Experience” ini adalah individu yang cenderung konvensional dan nyaman terhadap hal-hal yang telah ada.

Conscientiousness (Sifat Berhati-hati)

Individu yang memiliki Dimensi Kepribadian Conscientiousness ini cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan suatu tindakan ataupunpenuh pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan, mereka juga memiliki disiplin diri yang tinggi dan dapat dipercaya. Karakteristik Positif pada dimensi  adalah dapat diandalkan, bertanggung jawab, tekun dan berorientasi pada pencapain.

Sifat kebalikan dari Conscientiousness adalah individu yang cendurung kurang bertanggung jawab, terburu-buru, tidak teratur dan kurang dapat diandalkan dalam melakukan suatu pekerjaan.

Extraversion (Ekstraversi)

Dimensi Kepribadian Extraversion ini berkaitan dengan tingkat kenyamanan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Karakteristik Positif Individu Extraversion adalah  senang bergaul, mudah bersosialisasi, hidup berkelompok dan tegas.

Sebaliknya, Individu yang Introversion (Kebalikan dari Extraversion) adalah mereka yang pemalu, suka menyendiri, penakut dan pendiam.

Agreeableness (Mudah Akur atau Mudah Bersepakat)

Individu yang berdimensi Agreableness ini cenderung lebih patuh dengan individu lainnya dan memiliki kepribadian yang ingin menghindari konfilk. Karakteristik Positif-nya adalah kooperatif (dapat bekerjasama), penuh kepercayaan, bersifat baik, hangat dan berhati lembut serta suka membantu.

Karakteristik sebaliknya adalah mereka yang tidak mudah bersepakat dengan individu lain karena suka menentang, bersifat dingin dan tidak ramah.

Neuroticism (Neurotisme)

Neuroticism adalah dimensi kepribadian yang menilai kemampuan seseorang dalam menahan tekanan atau stress. Karakteristik Positif dari Neuroticism disebut dengan Emotional Stability (Stabilitas Emosional), Individu dengan Emosional yang stabil cenderang Tenang saat menghadapi masalah, percaya diri, memiliki pendirian yang teguh.

Sedangkan karakteristik kepribadian Neuroticism (karakteristik Negatif) adalah mudah gugup, depresi, tidak percaya diri dan mudah berubah pikiran.

Oleh karena itu, Dimensi Kepribadian Neuroticism atau Neurotisme yang pada dasarnya merupakan sisi negatif ini  sering disebut juga dengan dimensi Emotional Stability (Stabilits Emosional) sebagai sisi positifnya, ada juga yang menyebut Dimensi ini sebagai Natural Reactions (Reaksi Alami).

BIG FIVE PERSONALITY
MANAJEMEN
PERILAKU ORGANISASI
SUMBER DAYA MANUSIA
PREVIOUS ARTICLE
NEXT ARTICLE
RELATED ARTICLES

Pengertian Training (Pelatihan) dan Tahapan Training
Pengertian Training (Pelatihan) dan Tahap-tahapnya
Pengertian kekuasaan dan 5 jenis kekuasaan dalam organisasi
Pengertian Kekuasaan (Power) dan 5 Jenis Kekuasaan dalam Organisasi
contoh bentuk Struktur Organisasi Matriks
Pengertian dan Bentuk-bentuk Struktur Organisasi
BE THE FIRST TO COMMENT

The big Nine number

ilmu psikology atau ilmu kepribadian adalah bidang ilmu yang sangat unik dan tidak ada habis habisnya untuk di gali serta dikembangkan.

Kemudian bagaimana menurut teori amephology itu sendiri..

Menurut Teori namephology

Kepribadian manusia sangat berbeda dengan Sifat atau karakter manusia, mengapa 
dikatakan berbeda, sebab karakter itu baku dan tidak bisa berubah seperti kepribadian yang suka berrubah-rubah tergantung kondisi, seperti yang sering terjadi di setiap perusahaan 
yang memperkerjakan banyak karyawandibagi melalui Hrd nya suka mengadakan tes kepribadian secara berkala setiap 3 atau 6 bulan sekali hasisnya suka berubah. 

menjadi sembilan sesuai dengan 
jumlah nama angka yaitu 1 sampai dengan 9 (the Nine Personality of human)

Sifat karakter dan Kepribadian (the Nine personalities of human) sembilan karakter kepribadian manusia yang memungkinkan manusia itu sendiri membuat kesalahan

Teori sembilan Sifat, karakter dasar dan Kepribadian manusia. Teori ini bertujuan.
 Untuk memudahkan kita dalam membaca karakter atau kepribadian orang dan dalam nempatkan orang yang tepat pada suatu jenis pekerjaan, dalam menempatkan seseorang kita perlu memperhatikan sifat, karakter dan kepribadian orang tersebut apakah sesuai dengan pekerjaan yang akan diembannya. Karena ketidak sesuaian kepribadian seseorang terhadap pekerjaan yang ditugaskannya akan mengakibatkan kerugian baik bagi perusahaan ataupun karyawan itu sendiri. Kerugian-kerugian tersebut dapat berupa rendahnya produktivitas kerja, karyawan yang sering absen kerja dan meningkatnya kerugian biaya operasional serta waktu untuk melakukan pelatihan ulang terhadap karyawan baru ketika karyawan tersebut mengundurkan diri. Salah satu contoh ketidaksesuaian penempatan karyawan yang tepat pada pekerjaannya seperti seseorang yang sifat kepribadiannya adalah pemalu, namun perusahaan menempatkannya di bagian pemasaran (marketing) ataupun layanan pelanggan (customer service) yang harus selalu menghadapi konsumen baik melalui tatap muka maupun telepon.

Pada dasarnya, Kepribadian atau Personality dapat didefinisikan sebagai keseluruhan cara gimana seseorang bereaksi dan berinteraksi dengan lingkungan ataupun individu lainnya. Faktor-faktor yang menentukan kepribadian seseorang dapat berasal dari Keturunan yaitu faktor genetis seorang individu dan Faktor Lingkungan dimana orang tersebut dibesarkan seperti norma keluarga ataupun teman-teman dan kelompok sosial. Namun namephologyid berpendapat bahwa karakter sifat seseorang juga dapat dilihat atau dipelajari dari Nama kecil dan atau Nama panggilan sehari hari yang populer.

Banyak penelitian dan Teori yang dikemukakan oleh para ahli, salah satu Teori Sifat Kepribadian yang paling sering digunakan dalam dunia kerja adalah Teori Sifat Kepribadian “Model Lima Besar” atau “Big Five Personality Traits Model”  yang dikemukakan oleh Seorang Psikolog terkenal yaitu Lewis Goldberg. Teori Sifat Kepribadian Model Lima Besar atau Big Five Personality Traits Model tersebut terdiri dari 5 dimensi kunci yaitu Openness, Conscientiousness, Extraversion/Introversion, Agreeableness dan Natural Reactions. Untuk mempermudah mengingatnya, kita dapat menggunakanhuruf pertama dari masing-masing dimensi menjadi singkatan  OCEAN”.

Sifat Kepribadian Model Lima Besar (Big Five Personality Traits Model)

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai Sifat Kepribadian Model Lima Besar atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Big Five Personality Traits Model.


Openness to Experience (Terbuka terhadap Hal-hal baru)

Dimensi Kepribadian Opennes to Experience ini mengelompokan individu berdasarkan ketertarikannya terhadap hal-hal baru dan keinginan untuk mengetahui serta mempelajari sesuatu yang baru. Karakteristik positif pada Individu yang memiliki dimensi ini cenderung lebih kreatif, Imajinatif, Intelektual, penasaran dan berpikiran luas.

Sifat kebalikan dari “Openness to Experience” ini adalah individu yang cenderung konvensional dan nyaman terhadap hal-hal yang telah ada.

Conscientiousness (Sifat Berhati-hati)

Individu yang memiliki Dimensi Kepribadian Conscientiousness ini cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan suatu tindakan ataupunpenuh pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan, mereka juga memiliki disiplin diri yang tinggi dan dapat dipercaya. Karakteristik Positif pada dimensi  adalah dapat diandalkan, bertanggung jawab, tekun dan berorientasi pada pencapain.

Sifat kebalikan dari Conscientiousness adalah individu yang cendurung kurang bertanggung jawab, terburu-buru, tidak teratur dan kurang dapat diandalkan dalam melakukan suatu pekerjaan.

Extraversion (Ekstraversi)

Dimensi Kepribadian Extraversion ini berkaitan dengan tingkat kenyamanan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Karakteristik Positif Individu Extraversion adalah  senang bergaul, mudah bersosialisasi, hidup berkelompok dan tegas.

Sebaliknya, Individu yang Introversion (Kebalikan dari Extraversion) adalah mereka yang pemalu, suka menyendiri, penakut dan pendiam.

Agreeableness (Mudah Akur atau Mudah Bersepakat)

Individu yang berdimensi Agreableness ini cenderung lebih patuh dengan individu lainnya dan memiliki kepribadian yang ingin menghindari konfilk. Karakteristik Positif-nya adalah kooperatif (dapat bekerjasama), penuh kepercayaan, bersifat baik, hangat dan berhati lembut serta suka membantu.

Karakteristik sebaliknya adalah mereka yang tidak mudah bersepakat dengan individu lain karena suka menentang, bersifat dingin dan tidak ramah.

Neuroticism (Neurotisme)

Neuroticism adalah dimensi kepribadian yang menilai kemampuan seseorang dalam menahan tekanan atau stress. Karakteristik Positif dari Neuroticism disebut dengan Emotional Stability (Stabilitas Emosional), Individu dengan Emosional yang stabil cenderang Tenang saat menghadapi masalah, percaya diri, memiliki pendirian yang teguh.

Sedangkan karakteristik kepribadian Neuroticism (karakteristik Negatif) adalah mudah gugup, depresi, tidak percaya diri dan mudah berubah pikiran.

Oleh karena itu, Dimensi Kepribadian Neuroticism atau Neurotisme yang pada dasarnya merupakan sisi negatif ini  sering disebut juga dengan dimensi Emotional Stability (Stabilits Emosional) sebagai sisi positifnya, ada juga yang menyebut Dimensi ini sebagai Natural Reactions (Reaksi Alami).

BIG FIVE PERSONALITY
MANAJEMEN
PERILAKU ORGANISASI
SUMBER DAYA MANUSIA
PREVIOUS ARTICLE
NEXT ARTICLE
RELATED ARTICLES

Berikut ini teori Namephology

The Nine personality of human error

Sembilan karakter dasar manusia menurut teori Namephology

pada dasarnya teori Namephology, hampir sama atau serupa dengan teori Claudio Galen  atau DISC dengan Eart, Air, Fire dan Water, sedangkan Namephology dengan Batu, atau Bumi, Air, Udara dan Api,
  
jadi pada dasarnya antara teori Claudio Galan, DISC Dan Namephology ada kesamaan berasal unsur alam,,, Namun yang membedakan ialah Alam yang di hubungkan dengan Angka sebagai simbol karakter kepribadian manusi, berikut ini penjelasan karakter Menurut ilmu Namephology :

Menururt teori namephology, karakter atau kepribadian manusia dibagi menjadi sembilan simbol angka atau karakter sesuai jumlah angka atau nama alat hitung yang selama ini digunakan oleh semua lapisan masyarakat dimanapun mereka berada. Yaitu nama angka satu  sampai sembilan, dari nama angka satu hingga sembilan  itu mencerminkan atau mewakili 
setiap karakter individu manusia,  dari setiap karakter kepribadian sudah barang tentu ada 
kurang dan lebihnya, untuk memperpudah kita dalam menghapal karakter yang 9. maka 
kami bagi antara ganjil dan genap seterusnya dari sembilan dibagi menjadi empat kelompok angka itu semua bertujuan untuk mempermudah dalam 
menghapal, kelompok tersebut ialah sbb  :

1, 5, dan 9.angka ganjil awaal, tengah dan akhir

2 dan 6. adalah angka genap bagian taengah

3 dan 7 adalah angka ganjil tengah

4 dan 8 adalah angka genap tengah dan akhir

Mengapa dikelompokan menjadi empat, seperti diterangkan di atas ialah, itu semua bertujuan untuk mempermudah dalam  menghapal.



Berikut ini Karakter atau kepribadian 1, 5 dan 9  

karakter atau kepribadian seseorang yang di simbolkan dengan Angka 1; 5 dan 9 
Ialah sebagai berikut : labil, plinplan, mudah marah, mudah hilang, temperamen, mudah menggebu gebu, mudah reda, bagus dalam diplomasi, namun terkadang orang yang memiliki karakter demikian mudah terombang ambing, mudah terpengeruh, dan terkadang susah di pegang omongannya, terlalu banyak pertimbangan. Agresif, ambisius dan aktif.

Perbedaan karakter 1, 5 dan 9 ialah

Karakter angka 1, ia suka ngolor waktu dan pelupa
Karakter angka 5, pengingat atau panjang ingatan dan seperti pendemdam.
Karakter angka 9. Suka ngolor waktu dan terlalu hitung menghitung.(terlampau perhitungan)

Dari segi mimik atau muka, karakter yang demikian itu cenderung judes, dan atau lebih ke 
persegi. kurang enak di pandang

Karakter yang demikian kurang cocok bekerja di belakang meja,,atau sebagai back office 
cocoknya jadi marketing, presenter
operasional, komentator, da’i, ustad dan lain sebagainya.yang berhubungan dengan bepergian dan bicara.

Coba cocok engga dengan pendapat anda yang barang kali Anda termasuk karakter yang 
demikian.

Baik Teori galen, DISC, maupun The big five,,, mereka masih membutuhkan waktu berhari 
hari untuk dapat menentukan hasil pengamatan atau hasil test baca carakter,,, sedangkan Namephology hanya butuh waktu kurang dari satu menit,,, tuhhh habat ga ....

Nah itulah Namephology... yang tidak kalah dengan produk luar,,,     Bagai bangga tidak dengan hais karya anak Negri sendiri..

lalu bagaimana karakter 2 dan 6,,,,,,??????? penasaran kann


Pengertian Training (Pelatihan) dan Tahapan Training

Pengertian Training (Pelatihan) dan Tahap-tahapnya

Pengertian kekuasaan dan 5 jenis kekuasaan dalam organisasi

Pengertian Kekuasaan (Power) dan 5 Jenis Kekuasaan dalam Organisasi

contoh bentuk Struktur Organisasi Matriks

Pengertian dan Bentuk-bentuk Struktur Organisasi

BE THE FIRST TO COMMENT















11 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Setiap individu sudah dapat dipastikan sangan mengenal dan mengetahui yang namanya angka...
    Nupun tidak semua orang mengerti dan memahami apa itu angka selain alat hitung dan penomoran

    BalasHapus
  8. Namephology id adalah nama bidang ilmu yang di latar belakangi oleh tradisi dan budaya masyarakat indonesia pada umumnya, masyarakat jawa khusunya, baik itu jawa barat, tengah dan jawa timu. Yakni masyarat yang gemar bertanya, baik yang bertanya masalah karakter, kondisi maupun hubungan dan banyak banyak banyak lagi manfaat dengan belajar atau bertanya kepada Namephology

    BalasHapus
  9. Konsep hidup dalam menyelesaikan masah keluarga

    BalasHapus
  10. Adakah buku karya claudius galen dalam bahasa Indonesia? Bantu saya untuk mencari jejak beliau.

    BalasHapus